KRIYANUSA 2026, NTB Tampilkan Paviliun Uma Lengge dari Bima
NTB menghadirkan Paviliun NTB dengan konsep Uma Lengge dari Bima sebagai ikon utama dalam Pameran KRIYANUSA 2026 di Jakarta.
Informasi terbaru seputar Nusa Tenggara Barat.
NTB menghadirkan Paviliun NTB dengan konsep Uma Lengge dari Bima sebagai ikon utama dalam Pameran KRIYANUSA 2026 di Jakarta.
Pemprov NTB dan Komisi IX DPR RI mendorong perlindungan PMI secara menyeluruh, mulai dari keberangkatan hingga pendampingan setelah kembali ke daerah asal.
Vanili organik NTB diekspor ke Amerika Serikat dan kemiri NTB ke Jepang seiring penguatan hilirisasi komoditas desa.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menekankan pentingnya kolaborasi, orkestrasi program, dan pemanfaatan data dalam merancang kebijakan pembangunan yang berdampak bagi masyarakat.
Pemprov NTB dan BKOW memperkuat edukasi pencegahan kekerasan, perundungan, kekerasan seksual, dan pernikahan usia anak di lingkungan sekolah.
Ketua TP PKK Provinsi NTB Sinta M. Iqbal mengajak para santri di Lombok Utara menerapkan tujuh kebiasaan hidup sehat sebagai bekal menghadapi masa depan.
Gubernur NTB Miq Iqbal menegaskan penanganan kemiskinan perlu menyentuh kebutuhan dasar, mulai dari rumah layak, pendidikan, listrik, pangan hingga pemberdayaan masyarakat.
PT High Point Fisheries di Lombok Timur kembali merealisasikan ekspor tuna ke Amerika Serikat. Hingga 21 September 2026, perusahaan telah mengirim 18 kontainer dengan volume produksi lebih dari 355 ton.
Kominfotik NTB memaparkan pengembangan Satu Data dalam Forum SDPDN 2026 di Jakarta, termasuk peningkatan dataset sektoral dan pemanfaatan data untuk mendukung perencanaan serta pengambilan keputusan daerah.
Kafilah NTB menempati peringkat ke-9 pada MTQ Nasional XXXI di Semarang dengan total nilai 34. Khairunnisa, qariah asal Bima, meraih Juara 1 Qira'at Mujawwad Dewasa Putri.
Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal menilai perubahan teknologi dan tuntutan masyarakat membutuhkan ASN yang mampu terus belajar, beradaptasi, dan memperbarui cara kerja.
Kepala BKN Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh mendorong ASN Pemprov NTB mengubah cara berpikir dan cara kerja agar pelayanan lebih cepat, sederhana, adaptif, dan berorientasi pada penyelesaian masalah masyarakat.