Gubernur NTB Dijadwalkan Sampaikan Orasi Ilmiah di Jamnas APWI IV

Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal dijadwalkan menyampaikan orasi ilmiah pada puncak Jamnas APWI IV di Mataram, Senin (21/9/2026).

Gubernur NTB Dijadwalkan Sampaikan Orasi Ilmiah di Jamnas APWI IV

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) H. Lalu Muhamad Iqbal dijadwalkan menyampaikan orasi ilmiah pada puncak Jambore Nasional (Jamnas) Asosiasi Profesi Widyaiswara Indonesia (APWI) ke-4 Tahun 2026 di Hotel Lombok Garden Mataram, Senin (21/9/2026).

Orasi ilmiah tersebut menjadi salah satu agenda utama sebelum rangkaian Jamnas APWI IV ditutup. Materi yang disiapkan mengangkat masa depan aparatur sipil negara (ASN) dan birokrasi di tengah perkembangan teknologi, dinamika global serta tuntutan masyarakat yang semakin kompleks.

Sejumlah pejabat pusat juga dijadwalkan hadir, di antaranya Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H.

Widyaiswara sebagai Penggerak Pembelajaran ASN

Dalam orasinya, Gubernur Miq Iqbal direncanakan menyoroti posisi strategis widyaiswara dalam mempersiapkan ASN menghadapi perubahan. Widyaiswara tidak hanya dipandang sebagai pengajar, tetapi juga sebagai “arsitek pembelajaran” yang berperan dalam membentuk kualitas aparatur dan birokrasi masa depan.

Pembelajaran ASN diarahkan agar menjadi bagian dari transformasi organisasi, bukan sekadar kegiatan peningkatan kompetensi. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat berkembang menjadi keterampilan, peningkatan kinerja dan manfaat bagi masyarakat.

Transformasi birokrasi juga dinilai membutuhkan perubahan cara berpikir dan cara kerja aparatur, selain perubahan struktur, regulasi dan pemanfaatan teknologi. ASN perlu terus belajar, beradaptasi dan menerapkan pengetahuan untuk memperbaiki kinerja organisasi.

Teknologi dan Nilai Kemanusiaan

Materi orasi juga akan menyoroti kemampuan ASN dalam menggunakan teknologi secara cerdas, etis, aman dan produktif. Teknologi tidak hanya ditempatkan sebagai sarana mempercepat administrasi, tetapi juga diharapkan mendukung kualitas pelayanan dan tetap memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dalam birokrasi.

Kompetensi digital disebut perlu berjalan bersama kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, kepemimpinan, integritas dan orientasi pada kepentingan publik.

Gubernur juga direncanakan mengaitkan kualitas ASN dengan hasil pembelajaran yang lebih substantif. Keberhasilan pembelajaran tidak hanya diukur dari jumlah pelatihan atau peserta pendidikan, tetapi juga dari perubahan perilaku, peningkatan kinerja dan manfaat bagi organisasi serta masyarakat.

Rangkaian Jamnas APWI IV

Jamnas APWI IV telah berlangsung sejak Sabtu (19/9/2026) di Hotel Lombok Garden Mataram. Kegiatan dibuka oleh Ketua Umum DPP APWI Dr. Ir. Sugihardjo, M.Si., dan diawali Tari Tembolak Beak sebagai penyambutan peserta dari berbagai daerah.

Rangkaian kegiatan tersebut juga diisi Gala Dinner yang dihadiri Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.I.P. Pada pembukaan, Ketua Umum DPP APWI menekankan peran widyaiswara sebagai penggerak inovasi dan peningkatan kinerja ASN.

Jamnas diikuti 114 peserta dengan 170 karya inovasi dan kreativitas. Forum ilmiah dalam rangkaian kegiatan tersebut menerima 101 artikel atau naskah, dengan 98 naskah dinyatakan lolos seleksi.

Rangkaian Jamnas APWI IV dijadwalkan mencapai puncaknya melalui orasi ilmiah Gubernur NTB sebelum penutupan. Materi yang disiapkan menempatkan pembelajaran, inovasi, integritas dan kemampuan beradaptasi sebagai bagian penting dalam mempersiapkan ASN menghadapi perubahan.

Sumber: Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui KominfotikNTB

#NTB