Program PKW Bantu Sulaeman Buka Bengkel Motor Mandiri di Cianjur

Sulaeman, pemuda asal Kampung Rawagalih, Cianjur, memanfaatkan program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) untuk membuka bengkel sepeda motor di rumahnya. Pelatihan otomotif, sertifikasi kompetensi, dan bantuan peralatan kerja menjadi bekal untuk membangun usaha sekaligus membantu ekonomi keluarga.

Program PKW Bantu Sulaeman Buka Bengkel Motor Mandiri di Cianjur

CIANJUR — Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) membantu Sulaeman, pemuda berusia 20 tahun asal Kampung Rawagalih, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, membangun usaha bengkel sepeda motor secara mandiri.

Lulusan SMK Agrabinta tersebut sebelumnya menghadapi keterbatasan peluang kerja di daerah tempat tinggalnya. Ia bahkan sempat mempertimbangkan merantau ke luar kota untuk mencari penghasilan dan membantu perekonomian keluarga.

Kesempatan mengikuti program PKW datang melalui informasi dari gurunya. Setelah melewati proses seleksi di antara ratusan pendaftar, Sulaeman terpilih menjadi satu dari 30 penerima manfaat.

Selama 19 hari pelatihan, ia memperoleh pengetahuan otomotif yang lebih mendalam serta sertifikasi kompetensi resmi tanpa biaya. Bantuan sertifikasi tersebut menjadi hal penting karena biaya untuk mendapatkannya secara mandiri sulit dijangkau.

Modal Peralatan untuk Membuka Bengkel

Setelah pelatihan, Sulaeman juga menerima bantuan peralatan usaha berupa kompresor, satu set kunci mekanik, dan persediaan oli mesin. Program tersebut turut membuka akses untuk menjalin hubungan dengan pihak perbankan, termasuk Bank BJB.

Berbekal peralatan itu, Sulaeman mulai menjalankan bengkel sepeda motor di rumahnya. Ia melihat peluang usaha di lingkungan tempat tinggalnya yang memiliki banyak pengguna sepeda motor, sementara bengkel masih jarang tersedia.

“Sangat bermanfaat lah kalau dibilang mah, manfaat lah. Yang tadinya tidak tahu jadi tahu, dapat ilmu yang lebih banyak,” ungkap Sulaeman saat menceritakan manfaat pelatihan yang diikutinya.

Kini, penghasilan dari usaha bengkel digunakan untuk memenuhi kebutuhan pribadi sekaligus membantu kebutuhan keluarganya. Usaha tersebut memberinya kesempatan untuk memperoleh penghasilan tanpa harus meninggalkan kampung halaman.

Berharap Program Terus Berlanjut

Sulaeman berharap program PKW dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan. Ia mengusulkan agar porsi praktik lapangan diperbanyak serta jumlah instruktur pendamping ditambah.

Pengalaman Sulaeman menunjukkan bagaimana pelatihan keterampilan, sertifikasi, dan dukungan peralatan usaha dapat menjadi bekal bagi peserta untuk mulai berwirausaha sesuai peluang di lingkungan mereka.

Sumber: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Baca artikel sumber.

#Pendidikan