SURAKARTA — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan bahwa guru memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas pendidikan sekaligus membentuk masa depan bangsa.
Hal itu disampaikan Abdul Mu’ti di Surakarta, Sabtu (8/8). Ia menilai peran guru tidak hanya sebatas menyampaikan pembelajaran, tetapi juga turut membangun peradaban.
“Guru tidak sebatas menjadi agent of learning, tetapi menjadi agent of civilization. Tidak sekadar menjadi agen pembelajaran, tapi mereka adalah agen dalam membangun peradaban,” ujar Abdul Mu’ti.
Kualitas Guru Menentukan Mutu Pendidikan
Menurut Abdul Mu’ti, kualitas pendidikan memiliki pengaruh terhadap kualitas suatu bangsa. Karena itu, peningkatan mutu pendidikan perlu dilakukan secara menyeluruh, termasuk melalui penguatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan.
“Dan kualitas pendidikan itu penentunya adalah guru-guru,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya perhatian terhadap pendidikan sejak usia awal. Pendidikan pada tahap tersebut dinilai menjadi fondasi bagi perkembangan anak dan kualitas sumber daya manusia.
Hal tersebut sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat pendidikan anak usia dini serta pelaksanaan wajib belajar 13 tahun yang dimulai dari taman kanak-kanak.
“Ada banyak program prioritas kami sesuai dengan arahan Bapak Presiden. Yang terkait dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan juga wajib belajar 13 tahun yang dimulai dari taman kanak-kanak,” ujar Abdul Mu’ti.
Pemerintah Hadapi Kesenjangan Mutu Pendidikan
Dalam upaya mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua, pemerintah masih menghadapi tantangan berupa kesenjangan mutu pendidikan. Selain itu, masih terdapat anak-anak yang belum memperoleh layanan pendidikan sebagaimana mestinya.
Kemendikdasmen karena itu terus berupaya memperluas layanan pendidikan. Abdul Mu’ti menjelaskan, pendidikan tidak hanya berlangsung melalui sekolah formal, tetapi juga dapat dilakukan melalui pendidikan nonformal dan informal dengan melibatkan keluarga serta masyarakat.
“Dalam rangka mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua. Pemerintah berusaha untuk memberikan layanan pendidikan yang seluas-luasnya,” katanya.
Menurut Abdul Mu’ti, peningkatan kualitas guru dan tenaga kependidikan menjadi bagian penting dalam memperbaiki mutu pendidikan. Kualitas pendidik, kata dia, berkaitan langsung dengan kualitas layanan pendidikan yang diterima peserta didik.
“Terutama dalam kaitan dengan peningkatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan yang tentu akan berkorelasi langsung dengan peningkatan kualitas pendidikan,” pungkasnya.
Sumber: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), diterbitkan 10 Agustus 2026.