FIKSI 2026 Dorong Siswa Kembangkan Inovasi Menjadi Usaha

Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) 2026 menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan gagasan bisnis dan mengenal praktik usaha secara langsung. Ekspo yang digelar di Undiksha, Bali, dikunjungi sekitar 6.000 orang dan memberi kesempatan kepada peserta memamerkan produk hingga melakukan transaksi.

FIKSI 2026 Dorong Siswa Kembangkan Inovasi Menjadi Usaha

SINGARAJA, MbojoNow — Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) Jenjang Pendidikan Menengah Tingkat Nasional Tahun 2026 menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan gagasan kreatif menjadi usaha yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong peserta untuk terus mengasah kreativitas, mengembangkan potensi kewirausahaan, serta menjadikan pengalaman kompetisi sebagai bekal membangun usaha pada masa depan.

Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Talenta Kemendikdasmen, Abdullah Faqih, saat menutup rangkaian FIKSI 2026 di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Singaraja, Bali, Jumat (16/10/2026).

Abdullah mengajak peserta didik untuk berani mencoba, belajar dari kegagalan, dan melihat persoalan sebagai peluang untuk menghasilkan solusi. Menurutnya, inovasi membutuhkan keberanian untuk mengeksplorasi kemungkinan baru.

“Kalau misalnya saat ini terasa tidak mungkin atau belum mungkin, itu artinya sebenarnya masih ada kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi. Di situlah makna inovasi,” ujarnya.

Pendampingan Dibutuhkan Setelah Kompetisi

Abdullah menekankan bahwa pengembangan inovasi memerlukan lingkungan belajar yang memberi kesempatan kepada siswa untuk bereksperimen, mengevaluasi, dan memperbaiki gagasan tanpa takut gagal. Solusi yang dikembangkan juga perlu berangkat dari persoalan nyata agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa penetapan pemenang bukan akhir dari perjalanan peserta. Talenta yang teridentifikasi melalui FIKSI perlu mendapat pendampingan dan kesempatan berkembang melalui sekolah, perguruan tinggi, pemerintah daerah, serta mitra terkait.

“Kompetisi ini adalah it's just the beginning. Ini baru permulaan. Yang paling penting justru apa langkah-langkah selanjutnya yang bisa kita lakukan,” tegasnya.

Kemendikdasmen berharap kolaborasi dengan berbagai mitra dapat menjaga keberlanjutan pembinaan talenta kewirausahaan. Dengan pendampingan tersebut, peserta berpotensi mengembangkan usaha, menciptakan lapangan kerja, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Pengembangan talenta juga diharapkan berlangsung secara inklusif agar setiap peserta didik memiliki kesempatan untuk berkembang.

Ekspo FIKSI Dikunjungi Sekitar 6.000 Orang

Kepala Pusat Prestasi Nasional, Maria Veronica Irene Herdjiono, menjelaskan bahwa rangkaian FIKSI 2026 mencakup penilaian untuk menentukan juara, pameran atau ekspo, serta seminar kewirausahaan yang melibatkan praktisi dan mitra dunia usaha serta dunia industri, termasuk Joger.

Melalui kegiatan tersebut, peserta dapat memperkenalkan produk, berinteraksi dengan masyarakat, dan memperoleh pengalaman langsung mengenai praktik kewirausahaan.

Irene menyebutkan bahwa ekspo FIKSI 2026 dikunjungi sekitar 6.000 orang dari berbagai wilayah di Bali. Peserta juga berkesempatan melakukan transaksi jual beli sehingga dapat merasakan proses menghasilkan nilai ekonomi dari produk yang mereka kembangkan.

Menurut Irene, pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi siswa untuk mengembangkan usaha dan membuka peluang terciptanya lapangan kerja pada masa mendatang.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Undiksha sebagai tuan rumah, dewan juri, guru pendamping, panitia, mitra, dan seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan kegiatan. Evaluasi juga akan dilakukan untuk memperbaiki pelaksanaan FIKSI pada tahun berikutnya.

FIKSI Jenjang Pendidikan Menengah Tingkat Nasional 2026 berlangsung pada 12–17 Oktober 2026. Melalui kegiatan ini, Kemendikdasmen berharap pengalaman berkompetisi, memamerkan produk, dan berinteraksi dengan praktisi dapat mendorong generasi muda terus mengembangkan inovasi dan kewirausahaan.

Sumber: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, FIKSI 2026 Buka Jalan bagi Pengembangan Talenta Wirausaha Muda, 19 Oktober 2026.

#Pendidikan