KOTA BIMA, MbojoNow — Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Bima bekerja sama dengan Perum Bulog Cabang Bima kembali menggelar Operasi Pasar melalui program SAMARASA (Sahabat Masyarakat untuk Harga Stabil dan Sejahtera), Selasa (27/10/2026). Kegiatan berlangsung di sisi timur Lapangan Serasuba, Kelurahan Paruga, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima.
Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Bima turut mendukung kegiatan tersebut. Dukungan ini diwakili Kepala Bidang Perindustrian dan Perdagangan, H. Sodik, S.Sos.
Operasi pasar ini ditujukan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan pokok dengan harga yang telah ditetapkan, sekaligus menjaga daya beli di tengah perubahan harga kebutuhan sehari-hari.
Empat komoditas tersedia dalam operasi pasar
Dalam kegiatan di Lapangan Serasuba, terdapat empat komoditas pangan yang disediakan, yakni beras SPHP, beras premium merek Punokawan, minyak goreng Minyakita, dan gula pasir.
Berikut rincian jumlah dan harga komoditas yang ditawarkan:
- Beras SPHP: 1.500 kilogram dengan harga Rp57.000 per kemasan 5 kilogram.
- Beras premium Punokawan: 400 kilogram dengan harga Rp149.000 per kemasan 10 kilogram.
- Minyak goreng Minyakita: 480 liter dengan harga Rp15.500 per liter.
- Gula pasir: 50 kilogram dengan harga Rp19.000 per kilogram.
Pemilihan kawasan Lapangan Serasuba menjadi bagian dari upaya mendekatkan akses masyarakat di wilayah Kecamatan Rasanae Barat terhadap bahan pangan pokok.
Dukung stabilitas harga dan daya beli
Melalui program SAMARASA, TPID Kota Bima dan Perum Bulog Cabang Bima memperkuat koordinasi untuk menjaga ketersediaan pasokan serta keterjangkauan harga pangan. Kerja sama tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam mendukung pengendalian inflasi.
Diskoperindag Kota Bima juga mendukung pelaksanaan operasi pasar sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat bagi warga serta mendukung kondisi perdagangan yang kondusif di Kota Bima.