BKMT Berbasis Mbojo Matoi dan Literasi Ekonomi Syariah Diluncurkan di Kota Bima

Staf Ahli Wali Kota Bima, Hj. Suharni, meluncurkan program BKMT berbasis Mbojo Matoi yang dirangkaikan dengan pelatihan bagi jemaah di Kecamatan Rasanae Barat.

BKMT Berbasis Mbojo Matoi dan Literasi Ekonomi Syariah Diluncurkan di Kota Bima

KOTA BIMA, MbojoNow — Staf Ahli Wali Kota Bima Bidang Kesejahteraan Rakyat, Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Hj. Suharni, SE, meluncurkan program BKMT Berbasis Mbojo Matoi dan Literasi Ekonomi Syariah, Jumat (30/10/2026).

Kegiatan yang mewakili Wali Kota Bima tersebut berlangsung di Aula Kantor Camat Rasanae Barat dan dirangkaikan dengan pelatihan bagi jemaah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Bima.

Acara itu dihadiri Camat Rasanae Barat, Ketua BKMT Kota Bima, Ketua PKK Kecamatan Rasanae Barat, para ketua majelis taklim se-Kota Bima, ketua PKK kelurahan se-Kota Bima, Dewan Pakar BKMT, serta narasumber dari Pimpinan Cabang Pegadaian Syariah.

Dalam sambutannya, Suharni menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara. Ia menilai BKMT selama ini berperan dalam pembinaan keagamaan dan mempererat hubungan silaturahmi masyarakat.

“Kehadiran BKMT selama ini terbukti menjadi pilar strategi dalam membina keimanan, ketaqwaan, serta mempererat silaturahmi di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Perkuat Nilai Budaya dan Karakter Masyarakat

Suharni juga mengangkat Gerakan Kambali Mbojo Mantoi sebagai upaya memperkuat identitas budaya dan nilai luhur masyarakat Bima. Gerakan tersebut diharapkan menjadi salah satu ikhtiar membentengi masyarakat, terutama generasi muda, dari tantangan globalisasi dan persoalan moral di era digital.

Menurutnya, peran BKMT perlu diperluas. Selain menjadi tempat pengajian dan silaturahmi, organisasi tersebut diharapkan ikut membangun karakter masyarakat yang religius, berakhlak mulia, serta tetap menjunjung adat istiadat daerah.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga falsafah hidup masyarakat Bima, Maja Labo Dahu, yang mengandung nilai rasa malu dan takut untuk melakukan perbuatan yang bertentangan dengan norma agama, adat, maupun sosial.

Suharni berharap BKMT dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat Kota Bima yang religius, berbudaya, dan berkarakter, sekaligus mendukung kehidupan sosial yang harmonis dan bermartabat.

Peluncuran BKMT berbasis Mbojo Matoi diharapkan menghadirkan pembinaan yang mengangkat kearifan lokal masyarakat Bima serta memperkuat identitas budaya dalam kehidupan sosial dan keagamaan.

Sumber: Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Bima

#Bima #Kota Bima