KOTA BIMA — Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sulawesi Utara mengunjungi Industri Kecil dan Menengah (IKM) Dina di Kelurahan Ntobo, Kota Bima, Selasa (29/9/2026). Kunjungan tersebut didampingi Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Bima melalui Bidang Industri dan Perdagangan.
Kunjungan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Tim TPID Sulawesi Utara di Kota Bima. Rombongan tersebut terdiri dari perwakilan 25 kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Utara.
Dalam kunjungan, rombongan melihat langsung aktivitas produksi serta berbagai produk kerajinan tenun yang dihasilkan pelaku IKM di Kota Bima.
Beragam Produk Tenun Bima
Produk tenun menjadi salah satu hal yang menarik perhatian rombongan. Kota Bima memiliki produk unggulan berupa tenun yang diproduksi oleh ribuan penenun dengan beragam motif dan corak yang menjadi bagian dari kekayaan budaya daerah.
Sejumlah produk yang ditampilkan antara lain Tenun Nggoli, kain bahan pakaian, baju outer, syal dan tas yang menggunakan kain tenun sebagai bahan utama.
Salah seorang anggota rombongan menyampaikan kekagumannya terhadap keberadaan dan keragaman produk tenun yang ditemui selama kunjungan. Rombongan juga menilai kekayaan motif dan tradisi menenun di Kota Bima memiliki potensi untuk diperkenalkan lebih luas.
Muncul Dorongan untuk Pengakuan Lebih Luas
Dalam kunjungan tersebut, muncul saran agar tenun Bima terus didorong untuk memperoleh pengakuan yang lebih luas. Salah satunya melalui upaya pendaftaran sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) dan pengembangan lebih lanjut menuju pengakuan di tingkat internasional seperti UNESCO.
Selain melihat produk IKM, sejumlah anggota rombongan membeli berbagai produk tenun sebagai oleh-oleh. Produk yang dibeli meliputi Tenun Nggoli, kain, pakaian outer, syal hingga tas.
Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi Diskoperindag Kota Bima untuk memperkenalkan potensi IKM daerah, khususnya produk tenun, kepada tamu dari luar daerah.
Diskoperindag Kota Bima melalui Bidang Industri dan Perdagangan terus mendorong pendampingan terhadap pelaku IKM agar produk unggulan daerah semakin dikenal, memiliki nilai tambah dan dapat menjangkau pasar yang lebih luas.
Sumber: Koperasi Perindustrian Dan Perdagangan Kota Bima.