KOTA BIMA, MbojoNow — Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Ketahanan Pangan menyalurkan bantuan 3 ton beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada 300 anak dari keluarga berisiko stunting. Penyaluran berlangsung di Puskesmas Paruga, Kecamatan Rasanae Barat, Senin (26/10/2026), pukul 09.00 WITA.
Program ini ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus mendukung upaya percepatan penurunan stunting di Kota Bima. Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Bima, Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, kepala perangkat daerah, camat dan lurah se-Kecamatan Rasanae Barat, TP PKK Kota Bima, serta keluarga penerima manfaat.
300 Anak Menerima Beras Masing-Masing 10 Kilogram
Bantuan tersebut menyasar anak-anak di tiga wilayah pelayanan puskesmas. Sebanyak 100 anak berasal dari wilayah Puskesmas Mpunda, 100 anak dari Puskesmas Paruga, dan 100 anak dari Puskesmas Asakota.
Setiap anak menerima 10 kilogram beras. Dengan demikian, total bantuan yang disalurkan mencapai 3.000 kilogram atau 3 ton.
Data penerima manfaat dihimpun berdasarkan nama dan alamat melalui data Dinas Kesehatan di masing-masing puskesmas serta Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS). Bantuan bersumber dari Cadangan Pangan Pemerintah yang didanai melalui APBD Kota Bima Tahun Anggaran 2026.
Bantuan untuk Meringankan Beban Keluarga
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bima, Gufran, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa bantuan pangan tersebut bertujuan meringankan pengeluaran keluarga sekaligus meningkatkan akses pangan bagi keluarga yang memiliki anak berisiko stunting.
Pemenuhan pangan yang cukup dan berkualitas menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Karena itu, program bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi keluarga penerima.
Selain bantuan beras, pemerintah daerah juga mendorong edukasi mengenai pola konsumsi Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA). Edukasi ini diharapkan membantu keluarga memahami pentingnya menyediakan makanan yang memenuhi kebutuhan gizi anak.
Libatkan Berbagai Pihak agar Bantuan Tepat Sasaran
Dalam pelaksanaannya, Dinas Ketahanan Pangan menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor, termasuk dengan Dinas Kesehatan, TP PKK Kota Bima, perangkat daerah yang menangani perlindungan perempuan dan anak, BKKBN, serta unsur pelayanan masyarakat lainnya.
Gufran juga menyampaikan apresiasi kepada kepala puskesmas, tim penyalur, perangkat kelurahan, dan kader posyandu yang membantu pendataan serta validasi penerima manfaat.
Koordinasi tersebut diperlukan agar penyaluran bantuan berjalan tertib dengan mengutamakan ketepatan sasaran, jumlah, dan waktu. Pemerintah Kota Bima berharap dukungan pangan bagi keluarga berisiko stunting dapat terus diperkuat sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketahanan pangan dan mendukung tumbuh kembang anak.
Sumber: Ketahanan Pangan Kota Bima — Pemkot Bima Salurkan 3 Ton Beras untuk 300 Anak Berisiko Stunting.