MBOJONOW – MinyaKita menjadi salah satu komoditas yang paling diminati warga dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) SAMARASA yang digelar Pemerintah Kota Bima di halaman Kantor Kelurahan Sarae, Kecamatan Rasanae Barat, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan Sahabat Masyarakat untuk Harga Stabil dan Sejahtera (SAMARASA) ini dilaksanakan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Bima dengan melibatkan Perum Bulog Cabang Bima dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program tersebut bertujuan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Pelaksanaan pasar murah ini dihadiri Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat, Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Kepala Dinas Koperindag Kota Bima, jajaran TPID, Camat Rasanae Barat, Lurah Sarae, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta unsur terkait lainnya.
Sejumlah Bahan Pokok Disediakan
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah komoditas pangan disediakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Berikut rincian stok yang disebutkan dalam informasi resmi:
- Beras premium: 50 kilogram.
- Beras SPHP: 1.500 kilogram.
- MinyaKita: 480 liter.
- Gula: 11 kilogram.
- Telur: 150 rak.
Minyak goreng menjadi perhatian warga karena merupakan kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Ketersediaannya dalam kegiatan pasar murah memberikan alternatif bagi masyarakat untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
Dukung Pengendalian Inflasi Daerah
GPM SAMARASA merupakan salah satu langkah Pemkot Bima untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus menjaga daya beli masyarakat. Penyediaan bahan pangan melalui kegiatan ini juga ditujukan untuk mendukung ketersediaan pasokan dan menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok.
Melalui kerja sama dengan Perum Bulog dan pelaku UMKM, TPID Kota Bima terus mendorong upaya pengendalian inflasi agar bahan pangan tetap tersedia dan lebih mudah dijangkau masyarakat.
Sumber: Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Bima