KOTA BIMA — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima melalui Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup (PPKLH) melaksanakan sosialisasi pengelolaan air limbah industri tahu dan limbah kotoran sapi, Kamis, 17 September 2026.
Kegiatan berlangsung di Kelurahan Penatoi dan dilanjutkan di Kelurahan Lewirato. Sosialisasi tersebut menjadi tindak lanjut dari rencana pembangunan sarana pengolahan limbah di kedua lokasi.
Siapkan IPAL dan Biodigester
Rencana pembangunan yang dibahas meliputi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk mengolah limbah industri tahu serta Biodigester untuk pengolahan limbah kotoran sapi.
Pembangunan sarana tersebut diarahkan untuk mendorong pengelolaan limbah yang lebih baik sekaligus mengurangi potensi pencemaran lingkungan.
Koordinasi Kesiapan Masyarakat dan Lahan
Dalam sosialisasi, DLH Kota Bima turut melakukan koordinasi mengenai kesiapan masyarakat dan lokasi yang akan menjadi bagian dari rencana pembangunan sarana pengolahan limbah.
Sebagai bentuk komitmen pelaksanaan kegiatan, dilakukan pula penandatanganan surat pernyataan kesiapan pelaksanaan kegiatan dan kesiapan lahan.
Melalui kegiatan tersebut, DLH Kota Bima mendorong agar limbah dari aktivitas usaha dan peternakan tidak dibuang langsung ke lingkungan. Limbah diharapkan dapat dikelola menggunakan sarana pengolahan yang sesuai sehingga memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
Sumber: Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima, 17 September 2026.