KOTA BIMA — Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bima menerima kunjungan kerja dari Bawaslu Kota Bima, Rabu (16/9/2026). Kunjungan tersebut membahas berbagai tantangan dan dinamika kepemiluan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029.
Kepala BKPSDM Kota Bima bersama jajaran menerima kedatangan tim Bawaslu Kota Bima di ruang Kepala BKPSDM Kota Bima.
Pengawasan Partisipatif Jadi Perhatian
Menjelang tahapan Pemilu 2029, Bawaslu Kota Bima mendorong agar pemilih dipersiapkan sejak dini sehingga memahami peran dan tanggung jawabnya dalam proses demokrasi.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah penguatan pengawasan partisipatif dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam mengawal penyelenggaraan pemilu.
Penguatan pengawasan partisipatif turut menjadi perhatian Pemerintah Kota Bima. Bawaslu Kota Bima memandang masyarakat sebagai mitra strategis dalam mengawal setiap tahapan pemilu dan pemilihan.
Dorong Kader Pengawas Partisipatif
Melalui Pendidikan Pengawas Partisipatif, Bawaslu Kota Bima berharap dapat melahirkan kader-kader pengawas partisipatif yang memiliki pemahaman, kepedulian, dan komitmen untuk terlibat dalam pengawasan penyelenggaraan pemilu.
Bawaslu Kota Bima menekankan bahwa pengawasan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab Bawaslu. Keterlibatan masyarakat diperlukan untuk memperluas jangkauan pengawasan sekaligus membangun kesadaran bahwa menjaga kualitas demokrasi merupakan tanggung jawab bersama.
Kolaborasi dan pengawasan partisipatif juga dipandang sebagai bagian dari persiapan menuju Pemilu 2029. Bawaslu Kota Bima mendorong masyarakat agar menjadi pemilih yang sadar, aktif, serta turut mengawal proses demokrasi.
Sumber: Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Bima, 16 September 2026.